tidak ku beri walau sekuntum,
bukan makna aku tak cinta,
tapi cintaku tak terlambang oleh si bunga.
bunga yang kau pinta,
mekar segar dan harum menwangi,
memang bisa mencairkan dirimu,
memang bisa menghangatkan diriku,
namun ia kan layu pudar warnanya,
hilang baunya jadi kering mati.
cinta yang ku beri,
terus mekar segar dan harum,
terus hangat sehangat darah mengalir,
takkan mati layu walau jantung berhenti,
tetap wangi walau aku mati membusuk,
kerna cinta ku pada mu,
bukan hanya bunga, bukan hanya sekarang,
ia kan kekal selamanya.
aku cinta kamu....